JAKARTA – Bank Indonesia (BI) meluncurkan Rupiah digital. Hal ini dilakukan bank sentral dalam menyikapi perkembangan uang yang pesat di berbagai belahan dunia.
Dengan begitu BI meluncurkan Proyek Garuda sebagai white paper conceptual design digital rupiah.
Berikut ini fakta-fakta menarik terkait Rupiah digital yang berhasil dirangkum Okezone, Sabtu (10/12/2022):
1. Rupiah Digital dengan Fisik
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan Proyek Garuda, sebagai white paper digital Rupiah memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan wujud uang fisiknya.
Baca Juga: 3 Alat Pembayaran yang Sah di Indonesia
Pertama, semua fitur yang ada di uang Rupiah fisik, baik itu gambar pahlawan dan lainnya ada di dalam digital Rupiah.
2. Fitur Terenkripsi
Di dalam digital Rupiah, semua fitur ini telah terenkripsi, baik itu coding NKRI hingga fitur-fitur kekayaan Indonesia.
"Yang tahu enkripsinya cuma Bank Indonesia. Ini sudah encrypted semua, itu yang disebut digital Rupiah, sehingga di Indonesia, ada tiga jenis alat pembayaran," ujar Perry dalam Talkshow Rangkaian BIRAMA : Meniti Jalan Menuju Rupiah Digital secara virtual di Jakarta, Senin, 5 Desember 2022.
3. Alat Pembayaran yang Sah
Perry menegaskan bahwa digital rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran digital yang sah di Indonesia.
Baca Juga: Ini Cara Pakai Uang Rupiah Digital, Transaksi Serba Sat Set
"Jadi, satu-satunya alat pembayaran digital yang sah di Indonesia adalah digital rupiah yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Bentuknya adalah coding-coding yang semuanya encrypted, hanya Bank Indonesia yang tahu," tegasnya lagi.
4. Memiliki Tim Khusus
Perry menyebut bahwa di BI ada tim khusus, tidak sembarangan.
Sehingga, tiga alat pembayaran tersebut, yang pertama uang fisik, kedua kartu debit/kredit berbasis rekening dan ketiga adalah digital Rupiah.
5. Sebagai Unif of Account
Kedua, fungsi dari digital rupiah pun sama dengan uang fisik, yaitu menjadi unit of account.
Sehingga nanti juga satu digital rupiah bisa untuk membeli barang beberapa unit, termasuk juga kalau antar negara.
"Satu digital rupiah nanti kursnya berapa untuk digital dollar. Semuanya nanti dalam dunia digital," ungkap Perry.