Optimisme ALDO akan prospek 2023 tersebut searah dengan pandangan Bank Indonesia bahwa nilai transaksi e-commerce akan terus naik hingga tahun 2024.
Sebelumnya Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, total nilai transaksi e-commerce pada tahun 2022 mencapai Rp489 triliun, lalu naik menjadi Rp572 triliun pada tahun 2023, dan kembali naik menjadi Rp689 triliun pada tahun 2024.
Dalam hal ini, peningkatan transaksi e-commerce juga berarti akan adanya peningkatan kebutuhan kemasan kertas dari barang-barang yang dijual melalui transaksi e-commerce tersebut.
Oleh karena itu, ALDO optimis, penjualan di tahun 2023 bisa tumbuh lebih dari dua kali lipat, seiring dengan pengoperasian mesin-mesin baru.
Sehingga ini diharapkan dapat mulai beroperasi secara komersial pada awal tahun depan.
(Zuhirna Wulan Dilla)