JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ada hal yang mengejutkan soal investasi ritel Indonesia.
Pasalnya, mayoritas investor ritel RI ternyata adalah dari golongan ibu-ibu.
Tak hanya itu, banyak remaja dan pelajar juga yang kini menjadi investor.
"Mereka ini mampu membuat ekonomi kita menjadi kian solid. Ritel kita sekarang ini sudah luar biasa, juga banyak masyarakat berinvestasi di Surat Berharga Negara (SBN)," ujar Sri dalam Outlook Perekonomian Indonesia 2023 di Jakarta, Rabu (21/12/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Kantongi Pajak Kripto Rp231,7 Miliar
Dalam kesempatan yang sama, dia pun membandingkan investor domestik dengan investor asing.
"Mereka (investor domestik) ini perilakunya lebih kalem, tenang dibandingkan dengan bondholders yang langsung resah kalau ada masalah di Amerika Serikat (AS), padahal kan masalahnya bukan disini," ungkap Sri.
Keresahan investor asing tersebut yang kemudian mendorong mereka menarik dananya keluar dan membuat pasar keuangan domestik menjadi terguncang.
Sebelumnya dalam acara yang sama, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan bahwa sekarang hanya 14,8% porsi SBN yang dikuasai asing. Ini merupakan hal yang patut disyukuri karena ini berarti asing tidak memegang kuasa banyak atas SBN Indonesia.
"Karena kalau masih dikuasai asing, begitu goyah sedikit makro kita, keluar berbondong-bondong mereka, goyah pasti kurs kita," ucap Jokowi.
(Zuhirna Wulan Dilla)