Dari sisi produksi, Amerika Serikat sedang mengalami gangguan cuaca ekstrem yang membuat produksi miinyak dan gas di North Dakota dan Texas berhenti. Fasilitas pengilangan miinyak sempat melanjutkan operasi setelah sebelumnya terhenti akibat membeku.
Sejumlah jajak pendapat menyebut stok minyak mentah AS diperkirakan akan turun 1,6 juta barel menyusul situasi tersebut. Ke depan, organisasi kelompok industri American Petroleum Institute dan Badan Administrasi Informasi Energi AS akan merilis data persediaan minyak mentah AS terbaru.
(Taufik Fajar)