"Jangan kita ditipu karena kita punya market yang besar. Jadi aksi korporasi harus memberikan value added buat bangsa ini," ucapnya.
Mantan bos inter milan itu sebelumnya menekan bahwa kerja sama antara BUMN-swasta harus saling menguntungkan. Jangan ada pihak yang ingin untung sendiri.
Menurutnya, digitalisasi tidak saja menuntut perusahaan menyesuaikan proses bisnisnya, namun juga melakukan transparansi.
"Saya juga meminta kepada swasta yang berpartner kepada BUMN jangan ngakalin harus win-win apalagi sekarang di era yang sangat transparan digitalisasi," tegasnya.
Sebagai informasi, Kementerian BUMN memang membuka pintu selebar-lebarnya bagi swasta untuk menjalin kerjasama. Hanya saja, tidak saling membebani satu sama lain.
(Zuhirna Wulan Dilla)