JAKARTA - Aksi penawaran umum atau initial public offering (IPO) diprediksi membaik menjelang tahun politik 2024.
Dikutip Harian Neraca, meski ada ancaman resesi tahun ini namun pertumbuhan bursa disebut cukup baik.
"Kalau tahun lalu, ketidakpastian masih tinggi dari suku bunga dan segala macam. Tahun ini kelihatannya lebih mereda, dan suku bunganya juga lebih bisa diprediksi, harusnya IPO oke," kata Direktur Utama Lotus Andalan Sekuritas, Wientoro Prasetyo di Jakarta, Rabu, 8 Februari 2023.
BACA JUGA:Berdikari Pondasi Perkara (BDKR) Bakal bagi Dividen 30% Usai IPO
Dia pun memperkirakan outlook IPO pada tahun ini akan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Pasalnya, ketidakpastian selama tahun 2022 telah berkurang di 2023.
Adapun tahun 2024 yang merupakan tahun politik, penawaran umum pada semester II/2023 menurutnya masih akan baik.
"Yang penting jangan sampai tidak pasti saja dari sisi politiknya. Kalau dari sisi bisnis si oke-oke saja," tuturnya.
Dia menjelaskan Lotus Andalan Sekuritas akan membawa dua perusahaan lagi untuk melantai di BEI.
Perusahaan tersebut berasal dari sektor properti, dan satu perusahaan lagi belum dapat diumumkan. Dia melanjutkan, kapitalisasi kedua perusahaan tersebut berada di bawah Rp1 triliun.
Hingga saat ini, Lotus Andalan Sekuritas tercatat telah membawa tiga perusahaan melantai di Bursa sejak awal tahun. Perusahaan teranyar yang dibawa melantai di Bursa adalah produsen chip, PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP), dengan raihan dana Rp32 miliar.