PPKM Dicabut, 80 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini

Heri Purnomo, Jurnalis
Jum'at 17 Februari 2023 14:33 WIB
80 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2023. (Foto: Okezone.com/Antara)
Share :

JAKARTA – Persiapan Angkutan Lebaran (Angleb) untuk tahun ini sudah mulai dipersiapkan. Tujuannya supaya semua transportasi untuk mudik Idul Fitri dapat berjalan dengan selamat, aman, nyaman, dan terkendali.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, sejumlah langkah dilakukan sejak awal, di antaranya menyiapkan survey potensi pergerakan mobilitas masyarakat selama Angkutan lebaran 2023 dan melaksanakan inspeksi keselamatan (ramp check) pada sarana transportasi baik darat, laut, udara dan kereta api.

Di sektor darat, Kemenhub bersama KemenPUPR dan Korlantas Polri telah melakukan pengecekan kondisi jalur pantai selatan dan pantai utara Jawa.

“Pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini sangat menantang yaitu bagaimana mengendalikan lonjakan pergerakan orang yang lebih besar dari tahun lalu, yang prediksinya mencapai 80 juta orang. Lonjakan ini diprediksi akan terjadi karena tahun ini kasus Covid menurun, sudah tidak ada PPKM, dan keadaan ekonomi membaik,” kata Menhub dalam keterangan tertulis, Jumat (17/2/2023).

Baca Juga: Cara Pesan Tiket Kereta Api Lebaran 2023, Awas Salah Isi Data!

Menhub mengatakan, penyelenggaraan Angkutan lebaran dan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada tahun 2022 lalu, menjadi modal atau bekal penting untuk meningkatkan kinerja pelayanan Angkutan Lebaran tahun ini.

“Dengan pengalaman empiris tahun sebelumnya, kami telah mengidentifikasi sejumlah titik krusial yang berpotensi terjadi masalah jika tidak ditangani dengan baik,” ujarnya.

Adapun sejumlah hal penting yang telah diidentifikasi diantaranya yaitu: Pertama, jalur tol Jakarta ke arah Jawa tengah, dimana tol Cipali menjadi titik krusial di arus mudik maupun balik. Untuk itu, koordinasi intensif dilakukan dengan Korlantas Polri.

Baca Juga: Kemenhub Mulai Uji Kelaiklautan Kapal Persiapan Angkutan Laut Lebaran 2023

“Kami yang membuat regulasi, tetapi penerapan rekayasa lalu lintas, maupun pengawasan dan penindakan dilakukan oleh Korlantas Polri, baik berupa contraflow, one way, dan rekayasa lainnya. Selain itu, penambahan rest area di jalur tol dari Jakarta ke arah timur juga perlu dilakukan, karena jumlahnya dinilai kurang,” tutur Menhub.

Kedua, yaitu di Pelabuhan Penyeberangan Merak yang pada penyelenggaraan Angleb tahun lalu sempat terjadi kepadatan.

“Sekarang sudah kami siapkan tambahan pelabuhan penyeberangan untuk mengalihkan kepadatan di Merak dan Bakauheni. Di Merak ada Pelabuhan Ciwandan dan di Sumatera kita siapkan Pelabuhan Panjang. Kita harapkan kepadatan di Merak-Bakauheni bisa terpecah,” kata Menhub.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya