Sebelumnya, Presiden Jokowi berulang kali memperingatkan jajaran menteri soal kenaikan harga beras. Jokowi mengingatkan bahwa perlu ada pengendalian karena harga komoditas tersebut terus naik di awal 2023.
Syahrul mengatakan menangani masalah ketersediaan beras. Soal harga, kata dia, kembali ke para pelaku perdagangan. Dia berharap harga beras tidak terlalu turun karena berkaitan dengan kepentingan petani, namun tidak boleh terlalu meningkat karena dapat membebani konsumen.
"Ini lah yang perlu kami normalisasi atau normatifkan semua pihak untuk semua bisa melakukan (pengendalian harga beras)," ujarnya.
(Feby Novalius)