JAKARTA – Tips bikin rumah tak bau dan segar setiap hari. Dalam hal merawat rumah kita, jika sebuah ruangan berbau segar, itu adalah pertanda baik. Jika aromanya tidak enak? Pasti kita akan merasa tidak nyaman.
Rahasia untuk mendapatkan ruangan yang ramah bagi hidung bukan hanya dengan menyemprotkan wewangian di atas benda-benda yang tidak sedap:
"Rumah yang bersih seharusnya tidak berbau," kata Melissa Maker, pendiri perusahaan pembersih, blog, dan saluran YouTube Clean My Space.
Bagi orang-orang yang kewalahan dengan terlalu banyak wewangian (atau yang memiliki alergi atau asma), pekerjaan ini mungkin akan berakhir dengan menetralisir bau tak sedap. Tapi bagi mereka yang menyukai aroma, kami juga punya ide untuk Anda.
1. Atur Kelembapan
Ini adalah penyebab nomor satu dari bau rumah tangga, kata Rachel Hoffman, penulis buku. Pertimbangkan untuk menggunakan higrometer untuk menguji tingkat kelembapan di setiap ruangan-jika Anda menemukan ruangan dengan kelembapan di atas 60 persen, Anda mungkin ingin menggunakan dehumidifier.
Jika perlu, Anda dapat menggunakan lebih dari satu dehumidifier, namun perlu diingat bahwa alat ini menggunakan banyak energi: Mulailah dengan satu dan lihat bagaimana hasilnya. Jika Anda tinggal di iklim yang lembab, hindari karpet dari dinding ke dinding atau permadani (yang dapat memerangkap kelembapan), terutama di area seperti dapur dan kamar mandi, kata Hoffman. Pertimbangkan untuk menyimpan produk penyerap kelembapan di area yang lebih kecil yang lembap, seperti kamar mandi dan lemari. Dan perhatikan sumber kelembapan mikro, seperti spons dan handuk: Ganti spons setidaknya setiap satu hingga dua minggu, pastikan handuk bersih benar-benar kering sebelum melipat dan menyimpannya, dan gantung keset kamar mandi di atas pancuran untuk membantunya mengering.
2. Buang Semua Kotoran
Tempat-tempat seperti kotak kotoran, tong sampah, tempat tidur hewan peliharaan, dan ember popok adalah tempat-tempat yang mengeluarkan bau tidak sedap. Duh, Anda mungkin akan berkata, tapi sayangnya, semakin sering kita berada di sekitar benda-benda tersebut, semakin kecil kemungkinan kita menyadari bahwa benda-benda itu bau.
"Ini disebut adaptasi sensorik, dan ini umum terjadi pada semua indera," kata Leslie Stein, Ph.D., direktur komunikasi sains di Monell Chemical Senses Center. "Kebutaan hidung" ini bersifat adaptif; ketika bau biasa memudar ke latar belakang, lalu muncul aroma yang tidak dikenal (seperti asap), kita akan lebih menyadarinya.
Tapi itu juga bisa berarti barang-barang Anda berbau, dan Anda bahkan tidak mengetahuinya. Jadi, penting untuk bersikap proaktif: Bersihkan bagian dalam tempat sampah Anda (termasuk tutupnya, jika ada) setidaknya sebulan sekali, saran Hoffman.
Kemudian simpan sedikit kotoran kucing di dasar ember untuk menyerap bau. Cuci tempat tidur hewan peliharaan secara teratur, dan singkirkan kotak kotorannya setiap hari. Dan jika memungkinkan, cobalah untuk menggunakan ember sampah kecil di rumah Anda, sehingga dengan ini Anda bisa dipaksa untuk membuang sampah lebih teratur.
3. Buka Kulkas
Tindakan pertama untuk kulkas yang funky seharusnya sudah cukup jelas: Buang apa pun yang sudah melewati masa pakainya. Hoffman mengatakan bahwa beberapa yang paling sering dibuang adalah bumbu-bumbu-yang cenderung dianggap awet-dan makanan sisa. "Mereka didorong ke belakang dan dilupakan," tambahnya. Lakukan inventarisasi kulkas Anda setidaknya setiap bulan untuk memastikan isinya masih segar.
Kemudian, gosoklah bagian dalam lemari es Anda secara menyeluruh. Jika Anda memiliki rak dan laci yang dapat dilepas, tarik keluar dan rendam dalam air sabun panas. Seka bagian dalam struktur dengan campuran air panas dan cuka putih satu banding satu ditambah setetes sabun cuci piring. Gunakan kain lembab untuk membilasnya. "Ingatlah untuk hanya menggunakan pembersih yang aman untuk makanan di dalam lemari es Anda," kata Hoffman. Jauhi pemutih, sarannya, karena sulit untuk mengencerkan dan membilasnya dengan benar.
4. Bersihkan Permukaan Lembut
Karpet, bantal, kain pelapis, sprei, hingga penutup jendela adalah magnet bagi bau tak sedap. Bahkan setelah tumpahan mengering atau kotoran dibersihkan, bakteri penyebab bau dapat bertahan. Pada karpet, noda yang terlewat dapat menyebabkan jamur atau lumut.
Maker merekomendasikan untuk menggunakan jasa profesional untuk membersihkan jok dan karpet Anda setahun sekali. Untuk bantal, sprei, dan penutup jendela, periksa label perawatan kain untuk mengetahui apakah bisa dicuci dengan mesin cuci.
5. Buka Jendela
Ini adalah cara termudah untuk membawa kesegaran masuk, kata Maker, terutama jika Anda memiliki bau sisa masakan atau bau yang tersisa dari proyek perbaikan rumah, seperti pengecatan.
Membuka jendela membuat seluruh ruangan terasa lebih bersih dan membantu meningkatkan suasana hati di rumah Anda. Jika memungkinkan, bukalah jendela di beberapa sisi rumah Anda untuk mendapatkan angin sepoi-sepoi. Meskipun di luar sangat dingin, membuka jendela sebentar saja dapat membuat perbedaan.
6. Cobalah penetralisir udara
Jika Anda menyukai ide rumah yang tidak berbau, carilah penetralisir bau yang tidak menambah aroma. Pakar kami adalah penggemar filter arang aktif yang tersedia dalam tas kecil yang bisa Anda gantung di ruangan yang mudah bau atau simpan di tas olahraga.
"Mereka bagus, terutama di area [dengan] ember popok, tempat sampah, dan kotak kotoran," kata Maker. Dalam keadaan darurat, isi wastafel Anda dengan air panas dan beberapa tetes pemutih, dan tiriskan sebelum tamu datang. "Aroma pembersih saja sudah membuat orang berpikir bahwa rumah Anda bersih," jelas Hoffman.
(Zuhirna Wulan Dilla)