JAKARTA - PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) mencatatkan kerugian di sepanjang 2022. Rugi bersih perseroan mencapai Rp307,61 miliar atau bertambah dari tahun 2021 sebesar Rp247,35 miliar.
Kerugian WMPP diiringi dengan merosotnya penjualan sepanjang tahun lalu. Angka penjualan perseroan turun 29,58% menjadi Rp4,39 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp6,23 triliun.
Secara rinci, penjualan perseroan didominasi oleh segmen komoditas yang berkontribusi sebesar Rp4,22 triliun.
Dari segmen ini, penjualan karkas ayam tercatat sebesar Rp2,22 triliun, penjualan sapi sebesar Rp773,40 miliar, penjualan daging sapi sebesar Rp586,23 miliar, penjualan beras sebesar Rp133,35 miliar, penjualan pakan sebesar Rp132,43 miliar dan penjualan daging olahan sebesar Rp120,60 miliar.
Kemudian, penjualan ayam umur sehari tercatat sebesar Rp92,53 miliar, penjualan daging kerbau sebesar Rp55,52 miliar, penjualan kulit sebesar Rp44,66 miliar, penjualan ayam broiler komersial sebesar Rp44,54 miliar, penjualan kedelai sebesar Rp10,75 miliar, penjualan telur sebesar Rp494,64 juta, dan penjualan lainnya sebesar Rp4,35 miliar.
Sementara itu, dari segmen non komoditas perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp174 miliar. Dengan rincian, pendapatan konstruksi sebesar Rp173,42 miliar dan penjualan unit apartemen sebesar Rp585,51 juta. Namun, WMPP mencatatkan potongan penjualan sebesar Rp11,17 miliar.