JAKARTA - Selepas era Pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi cenderung melambat di hampir semua sektor. Namun ada satu sektor yang prospektif, apa itu?
Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengungkapkan pertumbuhan ekonomi cenderung melambat di hampir semua sektor, kecuali sektor jasa keuangan.
Data pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasarkan lapangan usaha mengalami penguatan. Pada kuartal I-2022 tercatat 1,64% (YoY), kemudian pada kuartal II-2022 tercatat meningkat menjadi 3,76% (YoY), lalu terus tumbuh pada kuartal I-2023 hingga 4,48% (YoY).
"Ini pertumbuhan yang baik di sektor jasa keuangan dan juga asuransi," ujarnya saat ditemui Okezone, di Jakarta Kamis (11/5/2023).
Melihat kondisi jasa keuangan yang masih prospektif, Bank BRI terus akan fokus pada ekonomi mikro khususnya jasa keuangan ultra mikro. "Ini kita akan menyasar ke sana," imbuhnya.
Inisiatif Holding Ultra Mikro (UMi) menjadi inovasi perseroan untuk menyasar kalangan masyarakat unbankable dan meningkatkan inklusi keuangan. Holding Ultra mikro merupakan sinergi BRI sebagai induk bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk mewujudkan layanan keuangan yang lengkap, terintegrasi, dan memenuhi kebutuhan pelaku usaha.
Terdapat tiga strategi quick wins untuk mensukseskan target nasabah Holding UMi. Pertama, integrasi layanan antara BRI, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui co-location Sentra Layanan Ultra Mikro (SENYUM). Hingga Agustus 2022, integrasi layanan ketiga entitas atau co-location melalui Gerai Senyum sudah mencapai 1.003 lokasi atau sudah lebih besar dari target awal adalah 978 lokasi Gerai Senyum. Tidak hanya itu, Nasabah PNM Mekaar yang kini bergabung sebagai AgenBRILink sudah mencapai lebih dari 44 ribu.
Kedua, tenaga pemasar yang aktif mendampingi dan mendorong pelaku usaha ultra mikro untuk meningkatkan skala bisnisnya. BRI memiliki tenaga pemasar yang dilengkapi dengan bisnis proses digital.
Ketiga, kepemilikan data dari tiga entitas sebesar 25 juta. Hal ini bisa digunakan untuk meningkatkan kebutuhan literasi pemberdayaan segmen ultra mikro. Dengan hadirnya BRI di segmen ultra mikro dan transformasi digital diharapkan akan turut mendorong akselerasi pelaku usaha untuk naik kelas.
(Dani Jumadil Akhir)