Erdogan Kembali Jadi Presiden, Lira Turki Malah Anjlok

Mutiara Oktaviana, Jurnalis
Senin 29 Mei 2023 13:51 WIB
Lira Turki melemah terhadap dolar (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Mata uang Lira Turki kembali merosot dan nilainya mencapai rekor terendah terhadap dolar, Minggu (28/5/2023). Hal ini terjadi bersamaan ketika Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali mempertahankan kursi kepemimpinannya menjadi presiden dalam pemilihan umum (pemilu) di putaran kedua.

Mengutip Reuters Senin (29/5/2023), di hari itu mata uang Lira dibuka pada 20,05 terhadap dolar saat minggu perdagangan baru berlangsung, tidak jauh dari rekor terendah 20,06 yang dicapai pada Jumat.

Diketahui, sejak awal tahun lira memang telah melemah lebih dari 6 persen dan kehilangan lebih dari 90 persen nilainya selama dekade terakhir. Ini diakibatkan ekonomi Turki berada dalam cengkeraman siklus boom dan bust yang merajalela, serangan inflasi, hingga krisis mata uang.

Krisis tersebut terjadi pada 2021, saat itu pemerintah Endorgan berusaha mengambil peran yang semakin aktif di pasar valuta asing dengan pergerakan harian menjadi sangat kecil dan cenderung melemah. Kebijakan yang diambil oleh Endorgan menambah permasalahan ekonomi sehingga membuat kurs Lira jeblok.

Dalam pidato kemenangannya, Endorgan mengaku bahwa inflasi menjadi masalah yang paling mendesak, dia juga mengatakan itu akan turun menyusul kebijakan suku bunga bank sentral yang dipotong menjadi 8,5% dari 19%nya dua tahun lalu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya