4 Fakta Erick Thohir Ajukan PMN BUMN 2024 Rp57 Triliun

Safina Asha Jamna, Jurnalis
Sabtu 10 Juni 2023 03:26 WIB
Erick Thohir ajukan PMN 2024 (Foto: Kementerian BUMN)
Share :

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengusulkan Penyertaan Modal Negara (PMN) pada tahun 2024 sebesar Rp57 triliun berdasarkan akumulasi dari PMN sejumlah perusahaan pelat merah.

Adapun usulan PMN BUMN tersebut sudah termasuk PMN tambahan 2023 yang belum ditunda Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Yang mana saat itu Kementerian BUMN mengusulkan PMN tambahan sebesar Rp3,56 triliun untuk tahun anggaran 2023. Namun, Kemenkeu menyarankan agar anggaran segar itu dimasukan ke dalam PMN tahun anggaran 2024.

Dirangkum Okezone, Sabtu (10/6/2023) berikut ini fakta-fakta PMN BUMN 2024.

1. PMN BUMN Rp57,96 triliun

Menteri BUMN Erick Thohir mengusulkan Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp57,96 triliun dan PMN non tunai sebesar Rp673,36 miliar pada 2024 untuk 8 perusahaan pelat merah. Di mana sebelumnya PMN tunai Rp33 triliun telah terlebih dahulu diajukan untuk dialokasikan ke 7 BUMN.

“Menteri Keuangan tetap, kemarin sudah diputuskan ini jadi masukan justru PMN 2024. Makanya kita lihat PMN 2024 berubah yang tadinya Rp33 triliun menjadi Rp57 triliun,” ujar Erick.

2. Ada 7 BUMN

- PLN - Rp10 triliun untuk pencapaian target rasio elektrifikasi.

- Hutama Karya - Rp10 triliun untuk pendanaan masa operasi.

- Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) - Rp4 triliun untuk pembelian 3 kapal penumpang untuk rute perintis.

- IFG - Rp3 triliun untuk meningkatkan kapasitas penjaminan KUR.

- INKA - Rp3 triliun untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi.

- Rekayasa Industri - Rp2 triliun untuk dukungan restrukturisasi struktur permodalan.

- RNI - Rp1,9 triliun untuk penyertaan ke anak perusahaan investasi dan modal kerja.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya