Setiap tahunnya, sebanyak 17 ribu kapal diinspeksi di pelabuhan-pelabuhan negara yang tergabung di MoU Paris untuk bisa berlayar di Eropa. Kapal-kapal yang lolos dipastikan telah memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan lingkungan standar internasional, serta memastikan awak-awak kapal memiliki kondisi hidup dan kerja yang memadai.
Kesuksesan kapal PIS menembus pasar Eropa sekaligus mengangkut komoditas propane merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menjadi yang terkemuka di Asia dengan terus mengedepankan keandalan operasional dan memberikan pelayanan terbaik bagi customer.
“Ini merupakan langkah mewujudkan visi sebagai Asia’s Leading Marine Logistics Company dengan membuktikan keandalan kapal untuk pengangkutan ke berbagai belahan dunia, dengan berbagai jenis muatan kargo,” katanya.
(Dani Jumadil Akhir)