Hutama Karya Jual Tol Lebih Banyak Mulai 2026

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Kamis 13 Juli 2023 15:16 WIB
Ilustrasi tol. (Foto: PUPR)
Share :

JAKARTA - Kementerian BUMN memastikan ruas tol milik PT Hutama Karya (Persero) lebih banyak dijual ke investor. Aksi tersebut mulai dilakukan pada 2026 mendatang.

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko mengatakan, divestasi ruas tol Hutama Karya merupakan strategi bisnis perseroan dalam pendekatan asset recycling atau pemindahtanganan aset lama, untuk membangun aset yang baru.

 BACA JUGA:

Namun begitu, tiga tahun mendatang Hutama Karya akan lebih banyak menjual ruas tol miliknya, daripada membangun ruas yang baru.

"Jadi itu kita bikin recycling, tapi mungkin baru 2026 ke atas baru bisa kelihatan, lebih banyak di jual dibandingkan dibangun lagi. Karena nanti dibangun, dilepas, dibangun dilepas, ini harapannya ini terus berjalan," ujar Tiko saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2023).

 BACA JUGA:

Pendekatan asset recycling pada ruas tol Hutama Karya merupakan strategi pemegang saham untuk memperoleh pendanaan baru. Saat ini BUMN Karya kerap mendapat suntikan dana melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

Karena itu, Tiko memastikan pendanaan atas proyek Hutama Karya tidak harus dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Namun, juga bisa diperoleh dari investor melalui divestasi jalan tol.

"Jadi HK ini kita terus dorong, tapi kita nggak mau PMN terus, jadi sebagian PMN dan sebagian dikurangi dengan dilepas ke investor," ucapnya.

Pada tahun ini, ada tiga ruas tol yang dijual Hutama Karya ke Indonesia Investment Authority (INA).

Dari tiga ruas, dua diantaranya resmi dilepas yakni Tol Medan - Binjai dan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar. Sedangkan ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung dalam fase perbaikan dan segera didivestasikan ke INA.

"Sekarang baru tiga, kita saat ini dalam proses perbaikan yang untuk yang, terus aja dari Bakauheni ke Terbanggi Besar ke Kayu Agung. Ini dalam proses perbaikan, itu sudah kita perbaiki dan baik akan kita tawarkan ke INA juga," ucapnya.

Dalam enam tahun terakhir, panjang tol yang dibangun Hutama Karya mencapai 1.020 kilometer (km). Ditargetkan panjang tol akan terus diperluas.

"HK ini sebenarnya dia ini mungkin hampir enam tahun sudah membangun 1.020 kilometer, dan pasti terus (membangun)," tutur Tiko.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya