JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan bahwa Kepemimpinan yang tidak didasarkan pada satu sistem yang baik akan cenderung korupsi (absolute corrupt), khususnya kepemimpinan di internal perseroan negara.
Dasar pikir inilah yang membawa Erick membenahi perusahaan pelat merah melalui transformasi sistem, sejak dia diamankan menjadi orang nomor satu di Kementerian BUMN sejak 2019 lalu.
"Mungkin kalau sistemnya ini ngga ada, hanya people, ini bahaya. Kepemimpinan yang tidak berdasarkan sistem akan menjadi absolute corrupt," ujar Erick kepada wartawan, Minggu (16/7/2023).
Selain transformasi sistem, ada dua aspek fundamental yang diterapkan di BUMN yakni sumber daya manusia (SDM) dan key performance indicator (KPI).
Erick menjelaskan perbaikan sistem harus diawali dengan transformasi sumber daya manusia. Di mana, jajaran Direksi, Komisaris, hingga karyawan adalah orang-orang yang unggul dan mempunyai tujuan yang sama yakni memajukan perusahaan.