JAKARTA – 4 kontroversi Mario Teguh. Sosok Mario Teguh menjadi kontroversi lantaran tidak mengakui seorang anak dari hasil pernikahan sebelumnya. Sehingga berdampak pada karir Mario Teguh yang perlahan meredup di televisi.
Mario Teguh dikenal sebagai motivator dengan jargon super yang pernah hits pada masanya. Ketika menapaki masa jaya, Mario Teguh diisukan menerima bayaran senilai Rp150 juta per jam.
Program Mario Teguh di salah satu stasiun televisi swasta yakni Golden Ways menjadi program yang berhasil melambungkan namanya di kalangan motivator. Namun ketenaranya tidak mampu bertahan lama, ketika terkuak bahwa Mario Teguh tidak mengakui anak kandung dari pernikahan sebelumnya.
Kontroversi tersebut tentu menimbulkan sentimen publik terhadap citra Mario Teguh sebagai motivator. Hal tersebut membuat nama Mario Teguh berangsur dilupakan oleh masyarakat.
Selain tidak mengakui anak kandungnya, Mario Teguh diketahui terlibat sejumlah kontroversi lainnya. Pada kasus terbaru, Mario Teguh diduga melakukan penipuan sebesar Rp5 miliar bersama sang istri kedua yakni Lina Teguh.
Berikut daftar kontroversi Mario Teguh dilansir dari berbagai sumber Okezone, Senin (17/3/2023):
1. Tidak Mengakui Anak Kandung
Bedasarkan hasil tes DNA, Ario Kisniwar yang mengakui sebagai anak kandung Mario Teguh terbukti benar hasil anak kandung dari Mario Teguh dan istri pertamanya yakni Aryani Sonarto. Tanggapan Mario Teguh yang tidak mengakui anak kandungnya menjadi awal mula merosotnya karir motivator asal Makassar tersebut.
2. Terjerumus Kasus Trading Net89
Pada akhir 2022, Mario Teguh diperiksa pihak polisi terkait kasus robot trading Net89. Namun Mario Teguh menepis kabar tersebut dan menjelaskan bahwa ia tidak masuk ke dalam member aktif bahkan tidak memiliki akunya.
3. Melakukan Penipuan dan Penggelapan Dana
Mario teguh dituding melakukan penggelapan dana sebesar Rp5 miliar. Diketahui sang istri kedua yakni Lina Teguh juga ikut terseret dalam kasus penipuan dan penggelapan dana tersebut.
4. Somasi
Sebelum dipolisikan Mario Teguh sudah mendapat 3 kali somasi namun tidak ada tanggapan dari pihak terduga. Sehingga Mario Teguh dan Lina Teguh dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.
(Taufik Fajar)