Tom tidak menyerah dan terus berinovasi dengan pizzanya. Ide pertamanya adalah ia ingin menjadi pelopor pizza dengan jasa pesan-antar. Sistem yang ia terapkan adalah pengantaran pizza yang dilakukan selama 30 menit atau kurang. Hal ini berdasar atas pendapatnya bahwa pizza yang lezat adalah pizza yang disantap saat masih hangat.
Ide tersebut cukup sukses, dan membuat Tom bisa membuka dua buah toko lagi pada 1965, sekaligus merubah nama DomiNick's menjadi Domino's.
(RIN)
(Rani Hardjanti)