"Yang kita mau sinergikan adalah strategic partner, tapi juga funding. Kalau kita lihat, proyek-proyek itu yang ditawarkan oleh kita adalah proyek-proyek yang sudah matang. Contoh alumina smelter yang berada di bawah Antam, itu sudah matang, dan sudah siap ditenderkan. Jadi proses tender sudah dimulai, dan kita mengundang negara-negara ASEAN untuk berpartisipasi," jelas Rosan.
Untuk proyek di bawah Pelindo, misalnya proyek Bali Maritime Tourism Hub, lahannya sudah ada, sudah dibangun, dan Indonesia mengundang di business matching ini untuk berinvestasi di pembangunan marinanya.
"Jadi lotnya sudah ada, mereka tinggal membawa pengalamannya dan tinggal berinvestasi di daerah Benoa itu. Adapun proyek yang sudah jadi yang kita tawarkan untuk dikerjasamakan seperti salah satunya jalan tol di Nusa Dua," pungkas Rosan.
(Feby Novalius)