JAKARTA – Isu integritas layanan publik menjadi topik utama jika Jakarta melepas statusnya sebagai ibu kota negara Indonesia.
Hal ini dibahas pada pembukaan acara Jakarta Architecture Festival (JAF) 2023 yang resmi dimulai tanggal 18 sampai 30 September 2023.
BACA JUGA:
Direktur JAF 2023 Prima Abdullah, menjelaskan bahwa Jakarta dengan posisi unik dan rumit berada di persimpangan antara desain dan teknik yang juga berkesinambungan.
"Kami adakan acara ini meskipun kami dari arsitektur, kami sebenernya berada di persimpangan yang cukup unik. Arsitek sendiri kalo misal dilihat, ya, kalo kita itu setengah designer setengah teknik. Tetapi justru karena kami berada di antara ini, banyak kegiatan-kegiatan yang sebenernya bisa kita akomodasi," kata Prima, Sabtu, 9 Agustus 2023.
BACA JUGA:
Tak berhenti sampai disitu, Ketua IAI Jakarta Doti Windajani menuturkan jika reformasi tata ruang yang terintegras pada layanan publik menjadi perhatian dan sangat diperlukan. Seiring dengan pembahasan itu, keseimbangan ekologi yakni teknologi, ekonomi, dan sosial budaya perlu dijaga bersama-sama.
"Reformasi tata ruang akan terintegrasi dengan sistem transportasi publik, disini (Thamrin Nine Tower) adalah contohnya. Kita punya PR untuk menjaga keseimbangan teknologi, ekonomi, dan sosial," tutur Doti.