6. Menggunakan Nomor HP yang Baru
Selanjutnya, Anda bisa mengganti nomor HP dengan yang baru agar tidak mendapatkan teror lagi. Pasalnya, nomor HP umumnya digunakan debt collector pinjol untuk menagih angsuran.
Anda sebaiknya jangan menggunakan NIK dan KK untuk nomor baru karena kemungkinan akan dilacak.
5. Lapor Polisi
Pihak pinjol ilegal tak jarang melakukan kekerasan jika nasabah melanggar perjanjian yang telah dibuat bersama. Jika hal ini terjadi, Anda bisa melaporkannya ke pihak berwajib seperti Polisi atau OJK.
4. Pindah Rumah
Jika memungkinkan, Anda bisa menggunakan opsi ini untuk menghilang dari DC pinjol ilegal. Pastikan rumah yang akan dihuni jauh dari rumah Anda sebelumnya.
3. Hubungi Lembaga Sosial
Selanjutnya Anda juga bisa menghubungi dan meminta bantuan kepada Lembaga Sosial. Pasalnya, mereka memiliki program bantuan yang dapat mengatasi masalah finansial yang sedang Anda hadapi akibat jeratan pinjol.
2. Kondisikan Kontak Darurat
Anda perlu membuat beberapa kontak darurat yang bisa bekerja sama untuk memberikan informasi yang jelas tentang pinjaman yang ada. Kontak darurat juga bisa digunakan untuk mengatur alibi dan informasi untuk menghindari pinjol ilegal.
1. Ajukan Keringanan
Sebelum memutuskan kabur, Anda bisa mengajukan keringanan kepada pinjol ilegal tersebut.
Sebagaimana diketahui, kabur dari pinjaman online akan berdampak pada beberapa risiko yang akan dihadapi. Salah satu yang paling fatal adalah data pribadi Anda akan disebar, menghasilkan denda yang tidak masuk akal, kehilangan pekerjaan, hingga hidup yang menjadi tidak tenang.
Maka dari itu, bijaklah dalam menggunakan pinjaman online. Demikian informasi mengenai 7 cara kabur dari pinjaman online dan risikonya.
(Hafid Fuad)