Namun, lelaki yang hobi memancing ini tidak patah arang. Dia terus berusaha memberikan sosialisasi dan pelayanan terbaik, seperti membuka pelayanan lebih awal mulai pukul 06.00 pagi. Dalam menjalankan usaha, ia dibantu istrinya Siti Masitoh.
Perjuangannya berbuah manis. Setelah tiga bulan berjalan nasabahnya makin bertambah. Kini, dalam sebulan dia bisa melayani 900-1000 transaksi keuangan dengan perputaran uang Rp6 miliar. "Biasanya ramai sore hari. Sebagian besar nasabah adalah ibu-ibu yang sering tarik tunai dan transfer," tuturnya.
Menurutnya, syarat utama menjadi Agen BRILink, harus sudah memiliki usaha. "Jadi petugas Agen BRILink harus gesit melayani nasabah. Itulah yang membuat saya terus belajar, untuk melayani nasabah lebih baik lagi," ucapnya.
Hendra melayani setiap nasabah dalam melakukan transaksi keuangan dengan ramah, cepat, dan aman. Foto. Okezone/Sabang Prayogi
Membuka Cabang BRILink
Demi memberikan perluasan layanan perbankan kepada warga Desa Hurip Jaya, Hendra membuka cabang Agen BRILink di kantor Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Hurip Jaya sejak delapan bulan lalu. "Saat ini saya menjabat sebagai Direktur BUMDes Hurip Jaya," ungkap lelaki yang mendapat piagam Sertifikasi Pelaksanaan Kewirausahaan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).