“Kalau kemudian satu data petani itu bisa kita kelola, distribusi pupuknya harus bisa sampai dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Di sisi lain, Ganjar melihat bahwa kuota pupuk juga tidak boleh dibatasi supaya setiap petani mendapatkan akses menanam. Ganjar pun berkomitmen menangani persoalan ini dalam skala nasional.
“Pada saat yg sama kuota pupuk tidak boleh dibatasi, maka ini yang saya telepon langsung kepada Pak Wapres waktu itu, ‘Pak Wapres tolong, kasih tambahan, kalau tidak tidak cukup, maka ini terjadi di seluruh Indonesia’ dan ini yang harus kita kerjakan nanti,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)