Yusran juga berpendapat bahwa momen libur Nataru tahun ini akan lebih banyak masyarakat yang melakukan pergerakan. Ini disebabkan sudah tak ada lagi pembatasan ruang gerak akibat virus COVID.
"Kalau kita bicara terkait okupansi rate di tahun 2019 kita hanya tinggal sedikit yakni minus 4 persenan. Jadi masih ada optimisme masih ditutup melebihi 2019," katanya dalam Market Review IDXChannel.
Walau demikian, Yusran menjelaskan bahwa dalam kondisi ini, terdapat tantangan berupa tidak meratanya okupansi hotel di Indonesia.
(Feby Novalius)