JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal tahun 2024 diproyeksi menguat pada sepanjang perdagangan. Pergerakan IHSG besok akan berada di kisaran 7.123 - 7.337.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, kondisi IHSG mengawali tahun 2024 dengan semangat baru dan mulai memasuki tahun politik, terlihat masih dipenuhi optimisme baru.
"Rilis data perekonomian tingkat inflasi pada hari ini disinyalir masih dalam kondisi terkendali akan memberikan warna terhadap pola pergerakan IHSG,” tulis William dalam risetnya, Senin (1/1/2024).
Menurut William, hal tersebut akan menjadi salah satu sentimen yang dapat mendorong kembali naiknya IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Sebelumnya, IHSG berada di posisi 7.303,89 atau tumbuh 6,62% secara year-to-date (ytd).
Seiring dengan pertumbuhan IHSG tersebut, kapitalisasi pasar juga tumbuh sebesar 23,82% secara year-to-date yaitu sebesar Rp11.762 triliun.
Adapun IHSG ditutup ke zona merah pada sesi terakhir perdagangan. IHSG ditutup melemah 31,09 poin atau 0,43% ke level 7.272,79 dan sempat menembus level tertinggi hariannya di 7.313.
Pada penutupan perdagangan di tahun ini, Jumat (29/12/2023), terdapat 263 saham menguat, 273 saham melemah dan 228 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp9,0 triliun dari 17,2 miliar saham yang diperdagangkan.
Saham-saham rekomendasi yang dapat jadi pilihan di antaranya:
- ITMG
- JSMR
- SMGR
- BBNI
- INDF
- ASII
- AKRA
- CTRA
(Kurniasih Miftakhul Jannah)