“Jika semua program dirancang gratis, gratis dan gratis bukan saja kita tanya uangnya dari mana, tapi satu sisi itu menjerumuskan masyarakat sendiri. Masyarakat menjadi malas dan sangat bergantung dari sipemberi. Padahal uangnya bersumber dari keringat dan pembayaran pajak rakyat. Jangan berbohong dan mengumpat dengan kata gratis,” jelas Anggiat.
Dia lantas menegaskan bahwa kegiatan adalah program sosial dengan tetap menjaga marwah masyarakat agar bisa keluar dari jurang kemiskinan.
“Kami juga mensosialisasikan program-program dari Ganjar-Mahfud kepada masyarakat. Program yang menurut kami sangat rasional dan bisa dengan segera untuk dijalankan,” tutup Anggiat.
(Feby Novalius)