Pendapatan per Kapita RI Bisa Tercapai USD5.500 Tahun Ini

Asla Lupanda, Jurnalis
Sabtu 20 Januari 2024 20:48 WIB
Pendapatan per Kapita RI Tercapai USD5.500 Tahun Ini. (Foto: okezone.com)
Share :

Selanjutnya, Neraca Perdagangan Indonesia pada 2023 juga mengalami surplus mencapai USD36,93 miliar, yang sekaligus merupakan capaian surplus selama 44 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 lalu. Menko Airlangga menuturkan, ke depan, perlu adanya upaya untuk mempersiapkan produk-produk baru, seperti halnya mendorong industri semi konduktor untuk menjadi salah satu industri unggulan. Selain itu, pembukaan akses pasar baru juga perlu dilakukan untuk mendorong kinerja ekspor agar lebih optimal.

Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menyebut pemerintah terus berupaya mendorong percepatan penyelesaian Perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Partnership Agreement (IU-CEPA). Selain itu juga mengkaji keikutsertaan pada Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CP-TPP) untuk memberikan akses pasar yang lebih baik di kawasan Amerika Latin.

Di bidang infrastruktut, pemerintah akan terus mendorong penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional. Salah satunya pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut di sepanjang pesisir pantai Pulau Jawa. Pembangunan diharapkan tidak lagi dalam bentuk fase per fase melainkan dilakukan dengan lebih masif dan dapat dikerjakan melalui skema Public Private Partnership.

Airlangga juga menyebut Program Kartu Prakerja sebagai upaya pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Program Kartu Prakerja akan dilanjutkan dengan pipeline job availability and demand yang terintegrasi dengan sistem. Selain itu, akan dilakukan penyempurnaan LPDP yang tidak hanya untuk biaya pendidikan, namun juga pelatihan dan dana abadi tourism. Tujuannya agar mampu menyasar lebih banyak masyarakat menengah ke bawah agar mampu naik kelas.

"Kita sudah jalan empat tahun dan capaiannya luar biasa, ini adalah tahun terakhir kita maka kita berharap bahwa capaian yang sudah kita sampaikan atau yang saya bisa katakan extraordinary dilanjutkan, karena extraordinary bukan hanya kata saya tapi dunia juga mengapresiasi Indonesia,” tegas Menko Airlangga.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya