"Jadi yang ditenggarai adalah, konon ceita, dari cerita media nasinal tersebut, ada 33 IUP nikel yang diaktifkan ini adalah memberikan upeti, katanya, tapi saya nggak yakin, memberikan upeti kepada orang-orang saya, dalam hal ini satgas. Jadi biar aja diproses, jadi kita akan memanggil 33 orang ini supaya kita uji, ini data yang benar yang mana karena kemarin saya sudah klarifikasi di media tesebut," papar Bahlil.
Bahlil bilang, proses hukum mengenai dugaan permainan IUP ini jga sudah berjalan. "Sekarang proses hukumnya berjalan karena ini menyangkut nama baik saya juga dan institusi yang saya pimpin, Jadi saya harus buka ini secara fair agar tidak ada persepsi yang di luar dugaan yang aneh-aneh," tutupnya.
(Feby Novalius)