BRI KC Jakarta Hayam Wuruk Targetkan 80 Ribu Nasabah BRImo di 2024, Jadi Alat Transaksi Utama Masyarakat

Tuty Ocktaviany, Jurnalis
Minggu 28 April 2024 16:29 WIB
Jeremia DS Siahaan targetkan 80 ribu nasabah BRI KC Jakarta Hayam Wuruk pakai BRImo. (Foto: Tuty Ocktaviany/Okezone.com)
Share :

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menggaet nasabah baru super apps digital banking BRImo. Tahun 2024 ini, BRI Kantor Cabang Jakarta Hayam Wuruk menargetkan sebanyak 80 ribu nasabah harus menggunakan BRImo.

Target tersebut disampaikan oleh Jeremia DS Siahaan, Pimpinan Cabang BRI Kantor Cabang (KC) Jakarta Hayam Wuruk.

“Sama seperti pimpinan cabang yang lainnya. Tujuan kita kenalkan BRImo ke masyarakat, agar lebih dikenal lagi. Dan pada akhirnya, dapat menjadi alat transaksi utama dalam keseharian,” kata Jeremia DS Siahaan ditemui Okezone.com di sela-sela acara BRImo-kan Car Free Day, FX Sudirman, Jakarta, Minggu 21 April 2024.

Target nasabah BRImo, kata Jeremia, masyarakat pada umumnya. Tujuannya, supaya lebih dikenal masyarakat.

Apa tantangan di BRI KC Jakarta Hayam Wuruk? “Tantangannya di Hayam Wuruk, sama seperti lainnya. Untuk BRImo, tentu kita sadari apabila dibandingkan dengan kompetitor. Ini masih menjadi tantangan tersendiri buat kita,” ucapnya.

Dengan adanya kegiatan promo aplikasi BRImo Rp1,- yang digelar di acara Car Free Day ini, menurut Jeremia, lebih berguna meningkatkan penetrasi pengetahuan masyarakat mengenai BRImo.

Jeremia mengatakan, jumlah nasabah yang menabung saat ini di BRI KC Jakarta Hayam Wuruk sebanyak 160 ribu. “Sebanyak 80 ribu nasabah eksisting harus bisa menggunakan BRImo. Mungkin akhir tahun ini bisa tercapai. Jadi ada penambahan 80 ribu dari jumlah total nasabah penabung,” katanya.

Menurutnya, nasabah BRI KC Jakarta Hayam Wuruk kebanyakan pekerja dan para pengusaha.

“Wilayah situ dekat dengan pusat-pusat kegiatan usaha, seperti Glodok, Petak Sembilan, perkantoran juga banyak. Jadi, lebih ke karyawan dan pengusaha,” ucapnya.

Terkait nasabah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kata Jeremia, jumlahnya sedikit.

“UMKM juga ada, tapi bukan yang mayoritas. Lebih banyak ke pegawai perkantoran. Wilayah kita meski di sentra bisnis, tapi lebih banyak para pekerja yang berkantor di Hayam Wuruk,” ucapnya.

Sementara itu terkait Agen BRILink, Jeremia mengatakan bahwa BRI KC Jakarta Hayam Wuruk tidak memiliki bisnis mikro.

“BRILink di bawah bisnis mikro. BRI KC Jakarta Hayam Wuruk tidak di situ. Fokus kami di consumer dan retail banking,” ujarnya.

Jeremia mengatakan, BRI KC Jakarta Hayam Wutuk sebenarnya ada Agen Brilink dan ada potensi. “Hanya untuk Agen BRILink, memang ditunjuk cabang-cabang khusus. Nasabah kita ada yang gunakan BRILink. Tapi pengelolaannya dialihkan ke cabang lain, paling dekat BRI KC Jakarta Tanah Abang,” katanya.

“Saat ini paling challenging di BRI KC Jakarta Hayam Wuruk, yaitu penghimpunan dana murah ya. Dalam hal ini, tabungan dan giro. Salah satunya melakukan kegiatan ini, untuk meningkatkan tabungan kita juga,” ucapnya.

Fitur-Fitur di BRImo Lengkap

Di tempat yang sama, BRI Regional CEO Jakarta 1 Yodi Herzaman mengatakan, tujuan BRI RO Jakarta 1 berpartisipasi di beberapa CFD untuk mem-BRImo-kan masyarakat.

“Kami berpartisipasi rutin di CFD, dua minggu sekali. Sebetulnya tidak hanya di sini saja, kita ada beberapa lokasi Car Free Day. Setahu saya ada di BSD, Summarecon Bekasi juga,” katanya kepada Okezone.com.


BRI Regional CEO Jakarta 1 Yodi Herzaman bersama para Pimpinan Cabang BRI. (Foto: Tuty Ocktaviany)

Selama di CFD, kata Yodi, masyarakat juga perlu diedukasi ketika mengalami keluhan-keluhan soal perbankan. “Jadi, tidak perlu datang ke kantor kita. Mereka bisa sambil lari, bisa mendapatkan layanan ke BRI,” katanya.

Menurut Yodi, jumlah keluhan dari masyarakat tidak banyak. Paling banyak biasanya ganti PIN.

“Di BRImo itu sudah lengkap ya. Jadi, kita ke arah edukasi masyarakat dan brand awareness bahwa BRI punya aplikasi super apps namanya BRImo,” ucapnya.

Adakah target khusus mengejar jumlah nasabah baru yang ikut CFD? “Target nasabah sih tidak ditarget, sebanyak-banyaknya kalau jumlah nasabah. Jadi, buka rekening sebanyak-banyaknya dan bertransaksi sesering-seringnya,” katanya.

Terkait kelebihan BRImo dibanding lainnya, Yodi mengatakan, salah satunya tidak hanya untuk aplikasi tabungan simpanan, tapi bisa mengintergasikan sarana investasi.

“BRI sekarang sudah menjadi Holding Ultra Mikro bersama Pegadaian dan PNM. Sehingga itu sudah bisa kita integrasikan di BRImo. Yang baru kita launching, pembayaran pajak daerah. Berupa pajak hiburan, restoran, dan perdagangan. Itu bisa juga dilakukan melalui BRImo,” kata Yodi.

Yodi mengatakan, fitur-fitur BRImo terus diupdate supaya masyarakat bisa mendapatkan one stop solution. Mulai dari menabung, berinvestasi, sampai perencanaan keuangan untuk pensiun sudah ada di BRImo.

“Kalau di BRImo, kita bisa investasi. Investasi emas, itu layanan Pegadaian. Ini sudah diintegrasikan di BRImo,” ucapnya.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya