BEKASI - Seorang kakek terlihat melamun di pinggir jalan. Yakni Walim (55), seorang tukang gali yang biasa menerima pekerjaan di sekitar Perumnas I, Kranji, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menggali tanah, memangkas rumput liar, apapun ia lakukan demi menyambung hidup. Kerja serabutan menjadi pilihan bertahan di kota metropolitan.
Kepada MNC Portal Indonesia, Minggu siang (5/5/2024), pria perantau asal Brebes itu ternyata hidup sebatang kara. Ia mengaku telah lama ditinggal istri dan anaknya.
“Istri gak punya, udah cerai, kalau anak pergi jauh di Kalimantan,” ujarnya.
Walim tak mau mengemis. Puluhan kilometer ia tempuh beralaskan sandal jepit, memanggul arit dan cangkul yang diikat di sebatang bambu.
Tak ada kata pensiun di usia senja. Badan kurus dan wajah keriput tidak membuat semangatnya susut.