JAKARTA - Dana kelolaan atau Assets Under Management (AUM) industri reksa dana pada bulan Juni ini melanjutkan tren kenaikan bulan sebelumnya, menurut data dari OJK sejak bulan April sampai dengan Juni AUM reksa dana sudah mengalami kenaikan sebesar Rp 6,7 triliun. Hal ini merupakan salah satu sinyal positif bagi industri reksa dana secara keseluruhan.
Reksa dana pendapatan tetap merupakan penopang terbesar kenaikan AUM industri reksa dana, seperti data OJK pada bulan Juni, reksa dana pendapatan tetap penyumbang AUM terbesar yakni Rp 144,8 triliun.
Ekspektasi investor terkait penurunan suku bunga The Fed pada Q3 2024 ini memang menjadi katalis positif bagi reksa dana pendapatan tetap.
Fund Manager MNC Asset Management, Nahri mengatakan AUM reksa dana dapat bertumbuh tidak lepas dari rebound pasar saham di bulan lalu, serta ditambah ekspektasi terkait penurunan suku buka acuan meningkatkan minat investor.
“Hal ini juga membuat foreign investor net buy di pasar obligasi dan net subscription ke reksa dana, dan tentunya dibantu oleh faktor politik dalam negeri yang lebih kondusif,” ungkap Nahri.