JAKARTA - Giring Ganesha atau biasa dikenal dengan nama Giring Nidji dipercaya Presiden Prabowo Subianto menjadi Wakil Menteri Kebudayaan. Dirinya diketahui merupakan seorang musisi dan pernah menjadi vokalis Nidji.
Pada 2017, Giring memilih untuk tidak bergabung lagi dengan band nya dan lebih memilih untuk fokus pada karirnya di dunia politik. Hal ini mengejutkan banyak pihak, tetapi ia berhasil menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan dia terlibat dalam banyak proyek penting yang berkaitan dengan dengan anak muda. Seperti di bidang eSport, Giring menjabat sebagai Presiden Indonesia Esport Premier League (IESPL).
Meskipun Giring sudah terjun ke dalam dunia politik, tetapi ia tidak melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Maka hal ini, sempat menjadikannya sorotan sebab dirinya merupakan seorang public figure.
Tetapi, sumber kekayaan yang didapatkannya tidak hanya dari musik saja, namun ia memiliki pendapatan dari akting, pengisi suara, investasi saham, dan juga bisnis digital. Dengan adanya pengelolaan keuangan dapat membantunya dalam membangun karir yang beragam.
Giring juga mendirikan perusahaan media digital yaitu Kincir.com yang menjadikannya salah satu sumber pendapatan utama nya di era digital.
Di Puncak karirnya bersama Nidji, Giring dan band nya berhasil meraih kesuksesan dan menghasilkan album-album lainnya. Band Nidji juga mengambil sebuah proyek soundtrack dalam film “Laskar Pelangi” pada tahun 2008. Royalti dari karya-karya lainnya juga yang menjadi fondasi finansial bagi Giring di masa mudanya.
Selain pada musik, Giring juga menghasilkan pendapatannya melalui akting dan juga pengisi suara. Giring berperan sebagai Sudja dalam film “Sang Pencerah” pada tahun 2010 serta menjadi pengisi suara karakter Paddle Pop pada beberapa film animasi pada tahun 2012 sampai 2015. Dengan adanya pengalaman di dunia akting dan pengisi suara inilah yang menambahkan penghasilannya.
Selain di dunia politik, Giring memiliki rencana untuk kembali pada industri musik setelah habis masa jabatannya. Walaupun perjalanan karir politiknya menghadapi banyak tantangannya, tetapi ia tetap dikenal karena memiliki kontribusi diberbagai bidang.
(Feby Novalius)