PNM Ajak Karyawan Maknai Kemerdekaan dengan Kontribusi Nyata

Rizqa Leony Putri, Jurnalis
Rabu 20 Agustus 2025 19:44 WIB
Karyawan PT PNM menggelar aksi gotong royong bersama masyarakat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. (Foto: dok PNM)
Share :

JAKARTA – Masih dalam semarak Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, karyawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar aksi nyata dengan turun langsung bergotong royong bersama masyarakat di lingkungan sekitar kantor operasional.

Aksi tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus ajakan untuk memaknai kemerdekaan bukan hanya sebagai simbol perayaan, melainkan juga momentum memperkuat rasa kebersamaan.

Kegiatan gotong royong ini dikemas dalam program #AksiBetaMerdekaBersamaLingkungan yang diisi dengan membersihkan lingkungan, menanam pohon, menghias area permukiman dengan nuansa merah putih, hingga mengajar adik-adik di Ruang Pintar PNM.

Antusiasme karyawan dan masyarakat mampu menciptakan suasana yang akrab serta menghidupkan semangat persatuan sebagaimana diwariskan oleh para pendiri bangsa.

Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus ditumbuhkan melalui kepedulian dan partisipasi aktif.

“Kemerdekaan tidak boleh berhenti pada upacara atau symbol merah putih saja. Kita harus memaknainya dengan kebersamaan dan kepedulian terhadap sekitar. Kami mengajak generasi muda untuk turut serta aktif dalam kegiatan lingkungan, karena di sanalah rasa nasionalisme dipupuk dan diwariskan,” ujarnya.

Dengan mengajak karyawan dan masyarakat berkolaborasi, PNM ingin mengingatkan kepada generas penerus bangsa bahwa kemerdekaan sejatinya hadir ketika semua elemen bangsa saling mendukung.

Melalui aksi sederhana, gotong royong ini menjadi simbol bahwa semangat 17 Agustus adalah tentang merawat persaudaraan, menjaga lingkungan, dan menumbuhkan rasa cinta Tanah Air.

#PNMuntukUMKM

#PNMPemberdayaanUMKM

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya