"Setelah video tersebut viral, pihak SPPG Karyasari Sukaresmi mengundang para ibu kader untuk komunikasi lebih lanjut. Ibu kader datang pada Jumat, 9 Januari, pukul 09.00, dan mengklarifikasi bahwa mereka memang memasukkan menu tersebut ke dalam plastik karena keadaan yang spontan," kata Dimas.
Sementara itu, Koordinator Kader Posyandu Desa Pasirkadu, Kecamatan Sukaresmi, Lusi, turut meluruskan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kondisi makanan dalam video tidak dapat disimpulkan sebagai makanan tidak layak konsumsi, melainkan sebagai upaya menghindari risiko kontaminasi akibat air hujan di lapangan.
"Perlu kami luruskan, bukan seperti yang terlihat di video itu. Kejadiannya sangat spontan, ditambah cuaca saat itu tidak memungkinkan. Akhirnya makanan kami pindahkan dari ompreng ke plastik semata-mata karena khawatir terkena air hujan," jelas Lusi.
(Feby Novalius)