Dalam hal ini Allan menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran negara
dalam memastikan keselamatan transportasi perkeretaapian.
“Sembari menunggu banjir surut, kami terus berkomunikasi dengan teman-teman di lapangan agar menjaga kehati-hatian pada seluruh langkah operasional dan mengutamakan keselamatan personil,” ujar Allan.
Adapun KA Penolong berupa lokomotif CC300 milik DJKA didatangkan dari Balai Perawatan
Perkeretaapian dan merupakan sarana buatan PT INKA. Sarana ini acap kali diterjunkan untuk
menembus banjir mengingat keandalannya untuk mengatasi genangan air.
Lebih lanjut Allan mengimbau kepada seluruh pihak untuk berhati-hati dalam melakukan perjalanan di tengah tantangan cuaca ekstrem.
"Kami akan terus memastikan layanan kereta api dapat kembali beroperasi secara normal dan aman secepat mungkin, sementara itu masyarakat kami harap dapat terus memantau informasi perjalanan kereta api kepada operator terkait,” tutup Allan.
(Taufik Fajar)