Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal Hastiadi, menambahkan, “Jika satu keluarga memiliki dua anak dan dibekali Rp15 ribu per hari selama 20 hari sekolah, ini berarti mengurangi beban sekitar Rp600.000. Meski dampak jangka panjang belum sepenuhnya terpetakan, konsistensi program dapat membantu keluarga mengatur anggaran lebih fleksibel.”
Studi ini diposisikan sebagai baseline awal untuk mendorong penguatan kebijakan berbasis riset dan data, sehingga pemerintah dapat memahami apa yang telah berjalan, apa yang masih terbatas, dan apa yang perlu diperbaiki. MBG menunjukkan efek awal dalam menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga dan membentuk kebiasaan makan anak, sementara evaluasi lebih lanjut tetap diperlukan untuk menilai dampak jangka panjang.
(Feby Novalius)