Adapun Purbaya sempat menyatakan bahwa defisit APBN pada tahun lalu yang menyentuh 2,92 persen terhadap PDB merupakan dampak dari berbagai stimulus fiskal untuk mendorong perekonomian.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2020-2025 itu menuturkan, anggaran yang dikeluarkan ditujukan untuk mendongkrak daya beli masyarakat. Di antaranya program bantuan sosial (bansos) hingga magang berbayar.
(Taufik Fajar)