Terkait potensi dampak terhadap subsidi energi, ia menyebut hingga saat ini belum ada masalah. Namun, ia tidak menampik kemungkinan terjadinya koreksi harga apabila ketegangan di Timur Tengah terus berlanjut.
“Sampai hari ini enggak ada masalah, tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah,” jelasnya.
Mengenai alternatif pasokan, termasuk impor dari Amerika Serikat, Bahlil mengatakan prosesnya masih berjalan sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya.
“Impor AS kan sudah saya katakan bahwa impor AS itu setelah ditandatangani baru kita melakukan tindak lanjutnya secara detail. Dan itu kita kasih kesempatan sekitar 60 hari dan sampai hari ini saya pikir kita sebagian kita sudah ambil dari AS terutama elpiji. Sebagian sudah kita ambil,” pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)