Bahlil Ungkap Cadangan BBM Indonesia Masih Cukup 20 Hari

Binti Mufarida, Jurnalis
Senin 02 Maret 2026 21:05 WIB
Bahlil Ungkap Cadangan BBM Indonesia Masih Cukup 20 Hari (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan, cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional di Indonesia masih dalam kondisi aman di tengah konflik Timur Tengah imbas serangan AS-Israel ke Iran. Bahlil menyebut, cadangan BBM nasional mencapai 20 hari.

"Masih cukup, 20 hari," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (2/3/2026).

Terkait potensi dampak terhadap subsidi energi, Bahlil menyebut hingga saat ini belum ada masalah. Namun, ia tidak menampik kemungkinan terjadinya koreksi harga apabila ketegangan di Timur Tengah terus berlanjut.

“Sampai hari ini enggak ada masalah, tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah,” jelasnya.

Mengenai alternatif pasokan, termasuk impor dari Amerika Serikat, Bahlil mengatakan prosesnya masih berjalan sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya.

"Impor AS kan sudah saya katakan bahwa impor AS itu setelah ditandatangani baru kita melakukan tindak lanjutnya secara detail. Dan itu kita kasih kesempatan sekitar 60 hari dan sampai hari ini saya pikir kita sebagian kita sudah ambil dari AS terutama elpiji. Sebagian sudah kita ambil," katanya.

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memanggil Bahlil membahas terkait penutupan Selat Hormuz pascaserangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. “Sebagai pembantu Presiden dipanggil harus menghadap dulu, habis ini baru melapor kita,” kata Bahlil.

Bahlil mengungkapkan, pembahasan dengan Presiden Prabowo kemungkinan besar menyangkut kondisi geopolitik terkini di Timur Tengah, termasuk penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia.

“Mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz Iran. Karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia. Karena bagaimanapun kita masih melakukan impor sebelum Lebaran,” katanya.

Terkait langkah mitigasi, Bahlil menyatakan pihaknya akan menggelar rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) pada Selasa (3/3/2026) besok. “Nanti, saya besok Insyaallah akan rapat Dewan Energi Nasional. Rapat dulu baru saya laporkan," katanya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya