PHE Pastikan Operasi Hulu Migas Pasok Kebutuhan Energi Selama Ramadhan dan Lebaran

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 04 Maret 2026 16:01 WIB
PHE Pastikan Operasi Hulu Migas Pasok Kebutuhan Energi Selama Ramadhan dan Lebaran (Foto: Dokumentasi PHI)
Share :

JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina memastikan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas) tetap berjalan optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman dan andal selama masa peningkatan aktivitas tersebut.

Sebagai kontributor swasembada energi migas nasional, PHE saat ini mengelola lebih dari 80 persen aktivitas hulu migas di dalam negeri. Selain menjaga produksi, PHE juga memastikan distribusi migas berjalan lancar melalui berbagai moda transportasi, termasuk melalui kapal kargo maupun penyaluran melalui jaringan pipa.

Kegiatan operasional hulu migas juga tetap berlangsung aktif. Tercatat sebanyak 113 sumur pengembangan sedang dibor dengan dukungan 73 unit drilling rig. Selain itu, terdapat 5.310 pekerjaan workover dan well services yang dilaksanakan menggunakan 157 unit rig WOWS.

Di sisi eksplorasi, upaya penemuan sumber daya migas baru juga terus dilakukan di sejumlah wilayah prospektif, antara lain sumur eksplorasi Kampung Minyak Baru dan Almira di Sumatera Selatan, sumur LFE di Jawa Barat, dan sumur Darajingga di Jawa Timur.

“Kami memastikan kegiatan operasi hulu migas tetap berjalan secara optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri. Berbagai langkah kesiapan telah dilakukan agar produksi dan distribusi energi nasional tetap terjaga,” ujar Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Hermansyah Y Nasroen di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

PHE Pastikan Pasokan Energi
 

Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan andal selama periode siaga, sejumlah langkah penguatan operasional telah dilakukan, antara lain melalui peningkatan kesiapan Emergency Response Organization (ERO) beserta peralatan penanganan keadaan darurat di unit operasi, penugasan personel siaga non-emergency guna memastikan koordinasi dan kelancaran operasional.

Kemudian penerapan Fit to Work (FTW) melalui pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja serta pengelolaan kelelahan (fatigue management). Terakir, melalui penguatan pengelolaan logistik pendukung operasi, termasuk material pemboran dan kebutuhan operasional lainnya.

“Kami optimis kontribusi dari Subholding Upstream Pertamina pada pasokan energi nasional selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terjaga dengan baik,” tambahnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya