Antam dan Merdeka Copper Sepakati Jual Beli Emas 3 Ton per Tahun

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 05 Maret 2026 14:18 WIB
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) bersama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) menandatangani perjanjian jual beli emas. (Foto: Okezone.com/ICDX)
Share :

JAKARTA – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) bersama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) menandatangani perjanjian jual beli emas atau gold sales and purchase agreement (GSPA). Transaksi ini mencakup pasokan emas sebesar 3 metrik ton per tahun, setara hampir 100.000 ons, dengan opsi penambahan 3 metrik ton di tahun berikutnya.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh anak usaha MDKA, PT Bumi Suksesindo, bersama PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), anak usaha PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Dalam kesepakatan ini, Bumi Suksesindo dan PETS berperan sebagai penjual emas granula hasil pemurnian di dalam negeri, sedangkan Antam sebagai pembeli. Penyaluran perdana emas murni ke Antam diproyeksikan sebelum akhir Maret 2026.

“Dengan basis produksi yang semakin kuat dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani, kami membutuhkan struktur offtake yang stabil dan terukur. GSPA ini memberikan kepastian penyerapan produksi sekaligus memperkuat kontribusi kami terhadap industri emas domestik,” ujar Presiden Direktur MDKA, Albert Saputro, Kamis (5/3/2026).

Emas yang dicakup perjanjian bersumber dari dua tambang utama grup Merdeka: Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, dikelola PT Bumi Suksesindo, dan Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, dikelola PT Puncak Emas Tani Sejahtera di bawah EMAS.

Tambang Pani merupakan aset pengerukan terbaru grup Merdeka, dengan penambangan dimulai Oktober 2025. Tahap penuangan emas pertama dilakukan 14 Februari 2026, dan batangan dore seberat 44,04 kilogram dikirim ke fasilitas Antam pada 27 Februari 2026 untuk dimurnikan. Dore bullion adalah logam setengah murni yang terdiri dari emas dan perak, yang kemudian diproses secara kimiawi atau elektrolisis hingga menghasilkan emas dan perak murni.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya