Untuk sektor swasta diperkirakan akan mengeluarkan sekitar Rp124 triliun untuk pembayaran THR kepada pekerja, berdasarkan perhitungan dari data BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, perusahaan penyedia layanan transportasi daring juga menyiapkan THR bagi pengemudi ojek online dengan total sekitar Rp220 miliar.
"Jadi sebetulnya dana yang digelontorkan besar. Dan saya monitor BINA targetnya sekarang Rp53 triliun dan ini naik 20 persen dibandingkan tahun yang lalu. Dan kami berharap ini akan terus meningkatkan konsumsi dalam negeri," ujar Airlangga.
Dia menambahkan, momentum Lebaran diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2026. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut dapat mencapai sekitar 5,5 persen.
"Kita berharap kuartal pertama ini bisa mencapai 5,5 persen. Dan saya lihat dari Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) maupun dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) itu juga mudah-mudahan penjualannya juga meningkat. Dengan demikian Indonesia bisa memacu untuk pertumbuhan lebih tinggi di tahun 2026," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)