OJK Bakal Evaluasi Papan Pemantauan Khusus di BEI 

Rohman Wibowo, Jurnalis
Jum'at 13 Maret 2026 17:24 WIB
Pemantauan Khusus BEI (Foto: Okezone)
Share :

Hasan menjabarkan soal skema periodic call auction ini bekerja dengan cara menampung seluruh pesanan jual maupun beli di awal, untuk kemudian diproses dan dicocokkan pada waktu-waktu tertentu saja. 

Dia menekankan soal pendekatan seperti ini dipercaya sangat berguna dalam menciptakan harga yang lebih wajar bagi deretan saham yang minim likuiditas. Sebaliknya, apabila saham-saham tersebut dipaksakan masuk ke sistem perdagangan berkelanjutan layaknya papan reguler, keseimbangan antara volume penawaran dan permintaan seringkali gagal tercipta dengan baik.

"Kalau dilakukan continuous tentu tidak tercipta tuh kekuatan beli dan jual yang cukup. Karena ada penundaan untuk proses melakukan penjumpaan atau matching-nya secara periodik," ucapnya.

"Tidak seperti di papan reguler yang continous option. Tapi kalau itu kemudian dihadirkan bentuk transparansi tertentu, misalnya ada indikatif best bid atau best offer, nanti tentu itu menjadi bagian yang akan kita lakukan evaluasinya ke depan," imbuhnya.

Adapun sebelumnya, publikasi terang-terangan soal likuiditas atau fundamental emiten tertentu dinilai Misbakhun dapat mempengaruhi keleluasaan investor.
Politisi Golkar ini menilai hadirnya regulasi spesifik pada papan itu malahan membawa risiko memunculkan bentuk spekulasi yang baru di tengah bursa.

"Saya agak kaget waktu OJK bikin papan pemantauan. It is another speculation (ini adalah spekulasi bentuk lain). Kalau pasar pemantauannya itu terlalu rigid, terlalu berlebihan, maka baru naik sudah kena halt. Padahal kan investor lagi sedang memburu barang itu. Ini kan tentu menimbulkan apa? Menimbulkan kondisi tidak bagus," ungkap Misbakhun dalam acara diskusi di gedung BEI, Jakarta, Selasa (10/3).

Ia menitikberatkan aspek spekulasi menjadi hal yang tak terhindarkan dalam mekanisme pasar saham, dan lekat dengan investor. Akan tetapi, apabila kebebasan tersebut terlalu dibatasi, dikawatirkan peran dan fungsi bursa saham malah berjalan kurang maksimal.

“Kalau spekulasinya ruangnya saya ada tutup, itu sudah bukan pasar modal. Saya waktu itu bertanya, papan pemantauan ini apa maksudnya? Dan itu dibangun oleh siapa? Regulator. Bursa cuma menjalankan perintahnya regulator,” bebernya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya