Konsumen Indonesia Makin Selektif, Belanja Tak Hanya Cari Diskon

Feby Novalius, Jurnalis
Sabtu 14 Maret 2026 21:05 WIB
Konsumen Indonesia semakin selektif dalam berbelanja akibat tekanan biaya hidup. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

Hal ini membuat pendekatan hyper-personalization menjadi semakin penting bagi brand untuk menjaga relevansi, terutama pada periode kompetitif seperti Ramadhan.

Seiring meningkatnya ekspektasi konsumen, semakin banyak brand di Indonesia mulai memanfaatkan teknologi AI untuk memahami perilaku dan kebutuhan pelanggan. AI memungkinkan brand membaca pola perilaku konsumen dan mengidentifikasi niat belanja lebih awal, sehingga brand dapat beralih dari pendekatan reaktif menjadi lebih proaktif dalam berinteraksi dengan pelanggan.

Saat ini, sekitar 50% implementasi AI dalam messaging telah didukung oleh teknologi Generative AI, yang memungkinkan brand menciptakan konten, penawaran, dan rekomendasi produk yang lebih personal dalam skala besar. Namun demikian, penerapan AI juga perlu diimbangi dengan tata kelola data yang baik.

“Di pasar yang kompetitif seperti Indonesia, relevansi harus berjalan berdampingan dengan kepercayaan. Brand perlu memastikan penggunaan AI dilakukan secara transparan, dengan tetap menghormati consent dan perlindungan data pelanggan,” kata Yogi.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya