Ini 5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 23 Maret 2026 14:26 WIB
Ini 5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026 (Foto: Injourney)
Share :

JAKARTA - Arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur udara mencatatkan pergerakan yang tinggi di berbagai bandara di Indonesia. Dari total 4,41 juta penumpang yang dilayani selama periode 13–21 Maret 2026, sejumlah bandara utama tercatat menjadi yang tersibuk, dengan Jakarta dan Makassar menempati posisi atas.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi mengatakan, bandara tersibuk selama periode arus mudik dipimpin oleh Soekarno-Hatta International Airport dengan jumlah penumpang mencapai 1,51 juta orang. Tingginya angka ini menegaskan posisi Soekarno-Hatta sebagai pintu utama mobilitas masyarakat saat musim mudik.

"Arus mudik berjalan baik. Kami bersyukur aspek operasional dan pelayanan pada periode arus mudik secara umum dapat terjaga, berkat rencana operasi yang matang, dukungan seluruh pihak, serta kolaborasi di antara stakeholders bandara," ujarnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (23/3/2026).

Di posisi kedua terdapat I Gusti Ngurah Rai International Airport yang melayani 523.944 penumpang. Disusul Juanda International Airport dengan 378.056 penumpang, yang menjadi salah satu simpul penting pergerakan di wilayah Jawa Timur.

Sementara itu, Sultan Hasanuddin International Airport menempati posisi keempat dengan 283.099 penumpang, menjadikannya bandara tersibuk di kawasan Indonesia Timur selama arus mudik. Posisi kelima ditempati Kualanamu International Airport dengan 207.661 penumpang.

Dia mengatakan, tingginya trafik penumpang dan penerbangan selama periode mudik dapat dikelola dengan baik berkat koordinasi seluruh pihak, sehingga tidak menimbulkan antrean yang panjang sehingga merugikan penumpang.

"Arus mudik berjalan baik. Kami bersyukur aspek operasional dan pelayanan pada periode arus mudik secara umum dapat terjaga, berkat rencana operasi yang matang serta kolaborasi seluruh stakeholder bandara," tambahnya.

 

Secara keseluruhan, jumlah penumpang pesawat di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports mencapai 4,41 juta penumpang, meningkat 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, jumlah pergerakan pesawat juga naik 6 persen menjadi 33.099 penerbangan.

Tingginya permintaan perjalanan udara juga tercermin dari realisasi penerbangan tambahan (extra flight) yang mencapai sekitar 2.000 penerbangan atau 80 persen dari total permintaan maskapai. Angka ini lebih tinggi dibandingkan realisasi pada periode sebelumnya yang umumnya berkisar 60 hingga 70 persen.

Dengan kinerja tersebut, InJourney Airports memastikan layanan di seluruh bandara tetap berjalan optimal, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran 2026.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya