Chandra Asri (TPIA) Cetak Laba Rp23,6 Triliun di 2025

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 26 Maret 2026 15:55 WIB
Chandra Asri (TPIA) Cetak Laba Rp23,6 Triliun di 2025 (Foto: TPIA)
Share :

Memasuki 2026, Perseroan menargetkan pencapaian laba operasi pada level rekor di kuartal pertama, seiring berlanjutnya momentum operasional dan kontribusi awal dari berbagai inisiatif strategis yang telah dijalankan sejak 2024.

Pada pilar energi, Perseroan mengakselerasi transformasi melalui integrasi Aster Chemicals and Energy, sebelumnya dikenal sebagai Shell Energy & Chemicals Park, hasil akuisisi bersama Glencore. Kompleks kilang dan kimia kelas dunia ini memperkuat jalur dekarbonisasi sekaligus mendukung ambisi keberlanjutan jangka panjang Perseroan.

Ekspansi regional turut diperkuat melalui akuisisi jaringan ritel Esso milik ExxonMobil di Singapura yang efektif pada 1 Januari 2026, setelah penandatanganan Conditional SPA pada Oktober 2025. Transaksi ini didukung oleh pembiayaan khusus senilai USD 750 juta dari KKR dan memperkuat pengembangan platform energi terintegrasi di Asia Tenggara.

Pada pilar kimia, TPIA memperluas portofolio hilir melalui akuisisi Chevron Phillips Singapore Chemicals yang kini beroperasi sebagai Aster Polymer Solutions (APS), dengan kapasitas High Density Polyethylene (HDPE) sebesar 400 KTA. Langkah ini memperkuat jaringan pemasaran terintegrasi Perseroan di Asia Tenggara, Tiongkok, dan Australia.

Di dalam negeri, proyek Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) senilai sekitar USD 800 juta telah mencapai progres lebih dari 50% dan tetap on track untuk mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027. Proyek ini turut didukung oleh investasi strategis dari Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA) sebesar USD200 juta, guna memperkuat rantai nilai industri nasional dan mengurangi ketergantungan impor.

Sementara itu, pada pilar infrastruktur melalui PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group), Perseroan terus memperkuat perannya sebagai salah satu mesin pertumbuhan utama, mencakup sektor kelistrikan, air, kepelabuhanan dan penyimpanan, serta logistik. Pada sektor logistik, armada Perseroan kini mencakup 14 kapal gas dan kimia serta lebih dari 200 truk, seiring peningkatan kapasitas untuk memenuhi permintaan industri.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya