Share

Chandra Asri (TPIA) Investasi di Proyek Berbahan Baku Terbarukan

Feby Novalius, Okezone · Jum'at 26 Agustus 2022 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 26 278 2654888 chandra-asri-tpia-investasi-di-proyek-berbahan-baku-terbarukan-nQ7lZHYPiB.jfif Chandra Asri Kerjasama dengan LX International. (Foto: Okezone.com/Chandra Asri)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan menyaksikan penandatangan kerjasama PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dengan LX International. Kedua perusahaan akan berinvestasi mengembangkan fasilitas berbahan baku nabati/Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) yang dapat menghasilkan bahan baku terbarukan (renewable feedstock) berupa Bio-Naptha.

Bahan baku ini bias digunakan untuk memproduksi produk bahan kimia dan plastik seperti Bio-Polyethylene (PE), Bio-Polypropylene (PP), Bio-Polyvinyl Chloride (PVC), dan Bio-Solution Styrene Butadiene Rubber (SSBR).

Baca Juga: Chandra Asri (TPIA), Emiten Milik Prajogo Pangestu Raup Pendapatan Rp9,7 Triliun di Kuartal I-2022

Kerjasama ini ditandai dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra dan CEO LX International, Yoon Chun-Sung di kantor Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.

Erwin Ciputra mengatakan, Chandra Asri menyambut baik kerja sama dengan LX International untuk membuka potensi investasi dalam proyek HVO di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan sumber bahan baku Bio-Naphtha yang dapat dicampur di dalam Olefin Cracker Plant menjadi monomer, untuk selanjutnya diolah menjadi bahan baku plastik berbasis nabati.

Baca Juga: Emiten Taipan Prajogo Pangestu, Chandra Asri Buyback Surat Utang USD230 Juta

Di samping itu nantinya fasilitas ini dapat memproduksi energi alternatif untuk menggantikan bahan baku fosil yang sejalan dengan Peta Jalan Gas Rumah Kaca yang telah kami kembangkan.

“Sebagai mitra pertumbuhan, Chandra Asri ingin mengambil peranan dalam upaya menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi emisi karbon, dan mendukung percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” ujarnya, Jumat (26/8/2022).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dalam kerjasama ini, Chandra Asri berperan untuk mengembangkan investasi, pengadaan informasi mengenai lahan serta memasok hydrogen. Selain investasi, LX International akan berperan dalam studi investigasi pasar terkait produk dan pasokan bahan baku.

Proyek HVO ini akan memiliki kapasitas sebesar 300 ribu-500 ribu ton per tahun dan letaknya berberdekatan dengan kompleks petrokimia Chandra Asri di Cilegon, Banten sehingga rencana sinergi operasional dapat dengan mudah terwujud.

Produk yang dihasilkan dari proyek ini, termasuk polimer hijau, PVC dan SSBR yang digunakan untuk pembuatan ban ramah lingkungan, akan menambah portofolio produk berkelanjutan Chandra Asri. Hasil dari studi ini kemudian dituangkan dalam rencana dan konfigurasi pengembangan CAP2, kompleks petrokimia kedua skala dunia Chandra Asri, dalam rangka memenuhi kebutuhan petrokimia domestik.

LX International adalah perusahaan perdagangan dan investasi berbasis di Korea Selatan, bergerak dalam pengembangan pembangkit listrik, proyek petrokimia dan juga perdagangan besar material petrokimia, dan logam, dan minyak kelapa sawit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini