RI Harus Kurangi Ketergantungan Impor BBM, Insentif Kendaraan Listrik Jadi Solusi

Feby Novalius, Jurnalis
Minggu 29 Maret 2026 13:25 WIB
BBM (Foto: Okezone)
Share :

Joshua menilai, insentif memiliki peran besar dalam mempercepat peralihan kendaraan berbasis BBM ke kendaraan listrik, terutama pada tahap awal ketika harga kendaraan masih menjadi hambatan utama bagi konsumen.

“Di tengah pasar otomotif nasional yang terkontraksi sekitar 10%, penjualan kendaraan listrik sepanjang 2025 justru meningkat. Ini menunjukkan insentif efektif mempercepat pembentukan pasar,” ujarnya.

Diketahui, penjualan mobil listrik di Indonesia terus tumbuh sepanjang tahun 2025. Data wholesales menunjukkan distribusi pabrik ke dealer mencapai 82.525 unit selama Januari–November 2025 dari total penjualan kendaraan nasional 710.084 unit. Dengan capaian tersebut, pangsa pasar mobil listrik berada di level 11,62%.

“Tanpa stimulus baru, pasar kendaraan listrik memang berisiko melambat. Namun, solusi terbaik bukan kembali ke subsidi luas, melainkan insentif yang lebih presisi untuk model dengan kandungan lokal tinggi, pembeli pertama, serta armada dengan penggunaan intensif,” pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya