Pihak bandara juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap infrastruktur dilakukan selama 24 jam. Setiap potensi gangguan akan segera direspons dengan sterilisasi area guna meminimalkan risiko bagi penumpang maupun pekerja.
Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa diimbau untuk memantau informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau layar informasi bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan penyesuaian jadwal akibat cuaca ekstrem.
(Feby Novalius)