Menurut Purbaya, pemerintah masih menunggu arahan langsung dari Prabowo Subianto sebelum mengambil langkah konkret.
“Kalau DPR saya enggak tahu, kalau menteri saya enggak apa-apa, kita lihat kebijakan Presiden seperti apa,” kata Purbaya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Purbaya secara pribadi mengaku tidak mempermasalahkan jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan, bahkan menyebut pemotongan gaji bukan persoalan besar bagi dirinya.
“Enggak apa-apa, kan banyak duitnya,” ujar dia.
Meski belum ada kepastian, Purbaya memperkirakan skenario pemotongan gaji bisa mencapai sekitar 25 persen. Namun, dia menegaskan angka tersebut masih sebatas asumsi pribadi dan belum menjadi keputusan resmi.
(Dani Jumadil Akhir)